Meminjamkan Sekaligus Kehilangan

Meminjamkan Sekaligus Kehilangan

Meminjamkan Sekaligus Kehilangan

Siang tadi, saudara kirim pesan, minta tolong minjam uang sebesar Rp.2.500.000. Kebetulan uang untuk membeli kambing Idul Adha yang akan dikelola olehnya memang sudah saya cadangkan.

Singkat cerita saya ke ATM BNI dan melakukan transfer dari ATM BCA ke rekening BCA Mili saudara. Saat melakukan transaksi, saya foto dan jelas kalau uang sudah terkirim. Saya pun cek saldo uang memang sudah berkurang. Tapi ketika mau mengambil struk transfer, ternyata kosong. Kadang, di ATM BNI yang ada di kampung saya ini memang seperti itu. Pernah transaksi tapi ga ada struk yg kata petugas kertas struk sedang kosong.

Saya yakin uang sudah dikirim meski tidak ada kwitansi bukti pengiriman. Tapi betapa kaget ketika sore hari saudara kirim pesan, katanya transfer belum masuk.

Lho, jadi uang tadi kemana?

Sementara saudara memerlukan uangnya malam ini juga. Saya bingung. Saya percaya sama saudara. Tapi saya juga yakin, uang dalam rekening tadi sudah berkurang sebanyak dua juta lima ratus ribu.

Dikira saudara mungkin saya yg berbohong. Akhirnya saya mengulang transfer dengan menggunakan ATM BJB. Kali ini ada struk pengiriman. Cek saldo pun uang saya dalam beberapa jam ini jadi berkurang lima juta rupiah.

Duh, itu kan uang tidak sedikit. Hasil keringat berbulan-bulan…

Yang tidak bisa habis pikir kenapa saya mau menolong kok malah sekaligus kehilangan?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *