Ulang Tahun Tanpa Kebahagiaan

Ulang Tahun Tanpa Kebahagiaan

Ulang Tahun Tanpa Kebahagiaan

Besok, 3 Maret 2020 ulang tahun Fahmi yang ke tujuh. Sebelumnya saya udah membayangkan Fahmi bisa bahagia saat permintaannya untuk mendapat kado dari teman-temannya bisa terlaksana. Tapi semua harapan itu sirna sudah saat sore ini, ayahnya tiba-tiba marah-marah. Marah ke saya, bukan ke Fahmi.

Seperti biasa saya sendiri tidak tahu pasti masalah atau penyebabnya apa. Tapi ini bukan untuk keberapa puluh kalinya. Namun sudah entah kesekian berapa kalinya. Jadi sudah tidak asing lagi dengan sikap dan pembawaan nya itu.

Fahmi sejak bulan lalu sudah bilang, selama ini ia selalu memberi kado kepada teman-teman nya. Sesekali mau dong Fahmi yang dikirimi kado oleh teman-temannya. Begitu maksud Fahmi. Saya menyanggupi, secara saya sendiri sedih, selama enam tahun ini Fahmi belum pernah merayakan secara seperti yang ia harapkan. Bahkan untuk khitanan saja, Fahmi hanya melaluinya dengan tangis dan Alhamdulillah. Tidak ada selamatan, sampai sekarang.

Ibu mana yang tega membiarkan anak dengan harapan yang tidak kesampaian? Tapi kalau ayahnya tidak berkenan, sebagai istri, saya bisa apa? Memang ayahnya tidak bilang secara tegas. Tetapi saya tahu. Diamnya ayahnya, itu sama dengan ia tidak setuju.

Jadi Fahmi, mohon maaf, kali ini ibu tidak bisa memenuhi lagi keinginanmu untuk merayakan acara ulang tahun. Diiringi tetesan air mata yang tidak bisa ibu tahan, ibu hanya bisa mendoakan semoga Fahmi sehat, berkah panjang usia dan tercapai cita-cita.

Ibu sudah bilang dari sepuluh hari lalu, kalau Ami mau mengundang teman untuk ulang tahun. Tapi ayah tidak respon dengan baik. Ia hanya menjawab heg wae ari boga jang biayana mah. Ibu sudah mengerti, itu tandanya ayah lepas tangan. Dan ibu lebih dari mengerti daripada ibu sok tahu, ngajago, dan sebutan lainnya, maka ibu lebih baik diam. Sekali lagi bukan ibu tega, ya Mi…

Selamat ulang tahun Fahmi. Ibu tidak bisa mengetik banyak. Mata ibu tidak jelas karena air mata yang tidak bisa ibu tahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *