Trip Cihuy ke Perbatasan Benua Australia Pelabuhan Jayanti Cidaun Cianjur 

Trip Cihuy ke Perbatasan Benua Australia Pelabuhan Jayanti Cidaun Cianjur 

Trip Cihuy ke Perbatasan Benua Australia Pelabuhan Jayanti Cidaun Cianjur 

 

Setelah dari Curug Citambur, kami lanjut menuju ke Australia. Iya, maksudnya ke arah selatan, ke pantai di Cianjur bagian selatan yang kalau diteruskan berbatasan dengan Benua Australia, yekan?

Sore hari kami sampai di Pantai Jayanti yang kini akses ke sana sudah lebih baik. Jalan lintas Jabar selatan yang tembus dari Banten ke Pangandaran sudah mulus dan terdiri dua arah. Perjalanan semakin menyenangkan meski kebanyakan kami melaluinya dengan tidur.

Karena sudah sore sesampainya di lokasi kami langsung ke tempat makan. Memesan ikan bakar ditemani cumi dan udang, lalu kami tinggal bermain ke pantai.

Buncha dan OmFrish

Seru dan menyenangkan meski sempat ada gerimis kami bermain menerjang ombak, bermain bola dan berkejaran sampai puas.

Saat makan, saya sempat meminta Kakak Van untuk lagi membujuk Fahmi supaya mau makan ikan. Jangan kerupuk melulu… Dan benar saja. Fahmi yang susah dikasih makan ikan, berkat rayuan Kakak Van akhirnya mau makan ikan dan udang. Kalau cumi masih menyerah sepertinya…

Terimakasih banyak keluarga Buncha sudah banyak memberikan ilmu kehidupan, pola pengasuhan dan sikap dalam menghadapi berbagai karakter ketika bertemu banyak orang.

Pernahkah bisa membedakan antara bertemu orang baik tapi kita segan “berdekatan” dengannya, dan bertemu orang baik dan kita merasa nyaman, asyik ngobrol bahkan saat meminta bantuan sekalipun tidak merasa sungkan? Nah seperti pilihan ke dua itu rasanya keluarga saya bersama keluarga Buncha.

Semoga silaturahmi ini terus tetap terjaga. Banyak saling memberi manfaat dan terus saling menguatkan…

Persahabatan bagai kepompong…

 

16 thoughts on “Trip Cihuy ke Perbatasan Benua Australia Pelabuhan Jayanti Cidaun Cianjur 

  1. Wah, seru sekali jalan-jalannya. Saya sudah lama tidak jalan-jalan ke pantai. Memang paling asik kalau ke pantai itu tidak hanya menikmati pemandangannya, tapi juga menikmati kulinernya ya mba..

  2. Hahahaha… kalau gini berasa dekat ya mbak dari cianjur ke australia? Jadi inget kabar kebakaran australia. Semoga api-api cepat padam supaya nggak banyak memakan korban lagi 🙁

  3. Walau terpisahkan jarak, silaturrahmi tetap bisa terjaga, apalagi di jaman now kan bisa video call juga. Dan juga pas waktu luang bisa deh kumpul bareng dengan jalan jalan bersama

  4. Kondisi laut beberapa minggu ini memang sedang bergejolak ya mba. Walau agak gerimis tapi terbayar dengan melihat pemandangannya. Aku minggu lalu juga main ke pantai karena anak-anak udah berkali-kali minta

  5. Kondisi laut beberapa minggu ini memang sedang bergejolak ya mba. Walau agak gerimis tapi terbayar dengan melihat keindahannya. Aku minggu lalu juga main ke pantai karena anak-anak udah berkali-kali minta. Dan terlaksana walau pulangnya kudu hujan-hujanan

  6. Sempat roaming dengan judulnya, perbatasan benua Asutralia dan pelabuhan jayanti Cianjur? Ternyata pantai di Cianjur bagian selatan jika diteruskan bisa sampai perbatasan Benua Australia tho? Jadi ngebayangin, kalau seumpaman naik sampan atau perahu yang di dayung, kira-kira butuh berapa lama ya ? hehehe (maaf)

  7. Yeaaay, gak sekalian foto di tulisan perbatasan gitu Teh?
    Senang banget ya Teh bisa jalan ma Buncha, ketemu sesama blogger tuh emang rasanya menyenangkan banget, bahkan di pertemuan pertama pun rasanya bisa dekat banget dan seperti keluarga/kerabat lama yg baru ketemu lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *