Cara Melahirkan Foto Bagus, Ala CaptainRubi

Cara Melahirkan Foto Bagus, Ala CaptainRubi

Jaman sekarang apa-apa serba foto. Makanan datang, foto dulu. Traveling kemanapun pasti diperbanyak foto-foto. Bahkan ada yang bilang sesuatu belum sah kebenarannya alias hoax jika tidak disertakan dengan foto.

Meski anak lapar, tunggu dulu! Selesaikan foto dulu ya…

Foto seolah jadi pembuktian bagi netizen jaman now dimana segala sesuatu sudah serba digital. Foto bukan hanya dipakai sebagai tempat mengabadikan kenangan, tapi sekaligus juga bisa jadi ladang usaha alias profesi.

Semua orang berlomba untuk bisa menghasilkan foto sebagus mungkin. Ribuan bahkan jutaan akun instagram bak jamur di musim hujan terus bermunculan. Untuk apa? Demi bisa berbagi foto -foto cetar kan? Namun sayangnya bikin foto yang bagus itu tidak mudah…

Beruntung nih sabtu lalu saya berkesempatan ikut acara Kelas Bunda Mombassador yang diselenggarakan PT. Sarihusada Generasi Mahardhika (SGM)ย perusahaan multinternasional yang memproduksi aneka jenis produk nutrisi untuk ibu dan anak– diRoyal Padjajaran Hotel, Bogor. Dengan pemateri food blogger Jakarta Mas Rubi (@captainrubi) yang berhasil menjadi influence asia top food influence 2017.

Food Blogger Jakarta @captainrubi dan host Eka Turajohan

Menurut cowok berkacamata ini semua orang bisa loh menghasilkan foto yang bagus, asal memiliki trik dan menggunakannya saat memotret. Jadi tidak harus memakai kamera canggih dulu atau harus punya modal lensa panjang, karena dengan bermodalkan kamera ponsel saja, Mas Rubi yakin foto bagus dan disukai orang akan dengan mudah diciptakan.

Tentu saja Mas Rubi tidak pelit. Beliau berani buka-bukaan terkait trik menciptakan foto yang bagus dengan didahului menjelaskan terkait algoritma Instagram, tips bikin konten asik dimana dia sangat menekankan ada 3 hal penting yang harus diingat oleh pengguna sosial media yaitu practical, emotional dan social.

Hasil praktik foto kelompok 1

Nah masuk ke tema utama gimana cara bikin foto yang bagus, menurut Mas Rubi rahasianya adalah:

1. Kita harus berteman dengan jendela.

Maksudnya jendela disini adalah sumber cahaya. Jadi setiap akan memotret sebaiknya kita pastikan darimana sumber cahaya berasal. Dan biasanya buibu di rumah memotret mainan selalu di teras atau dekat jendela, bukan? Itu sudah benar. Karena memotret dengan hasil yang baik harus memiliki cahaya yang cukup. Pagi hari dan sekitar ashar biasanya menjadi waktu yang cocok untuk memotret.

2. KKB

Memotret tanpa cahaya bisa dipastikan hasilnya tidak akan maksimal. Kecuali untuk foto tertentu yang memang diinginkan tidak begitu jelas. Saat merancang dimana kita akan mengambil foto, jangan lupa buat foto dengan memperhatikan datangnya sumber cahaya dari kiri, kanan dan atau belakang. Itulah yang dimaksud KKB: kiri, kanan dan atau belakang.

3. Modal dikit.

Untuk hasil yang maksimal tentunya disertai dengan perjuangan dan pengorbanan. Salah satunya modal. Untuk menciptakan foto yang unik, khas, dan bagus jelas kita harus punya alat penunjang selain kamera dan makanan yang akan kita foto.

Apa saja modal itu? Diantaranya ialah modal properti. ย Apa saja? Seperti cardboard atau gabus putih alias stereofoem, pernak pernik alat makan atau pajangan, dan peralatan penunjang lainnya termasuk tripod.

4. Rajin Selfie

Selfie pada dasarnya ialah pembelajaran kita dalam menentukan angel foto. Nah banyak yang tidak sadar kan kalau sedang selfie biasanya kita suka miring kiri, miring kanan, tunduk dikit, menengadah, tunduk lagi, dan seterusnya sampai dirasa posisi kita pas. Itulah pemilihan angel.

Tips cari angel foto
. Topshoot atau pengambilan foto dari atas. Ini yang biasa kita sebut dengan foto flatlay itu loh…

. 45 derajat atau membidik posisi miring. Biar tampak keseluruhan posisikan kamera dengan makanan tidak sejajar. Contohnya ketika akan mengambil gambar burger. Untuk memperlihatkan keseluruhan maka posisi 45 derajat adalah posisi yang tepat.

Yang harus diingat ketika membuat foto makanan kita diminta untuk bisa menampilkan warna, teksture (kriuk, juicy, kering, panas dlsb) dan volume (tebal, tipis, dan atau bentuk lainnya)

. Banyak latihan karena kita akan bisa kalau sudah terbiasa. Semakin banyak jam terbang akan semakin banyak ilmu dan pengalaman yang meningkatkan kualitas karya foto kita.

Seluruh peserta Kelas Bunda, panitia dan narasumber

**

Meski dengan modal kamera ponsel saja, kalau sudah mengetahui trik dan rahasia membuat foto bagus, Mas Rubi yakin folower dengan sendirinya akan terus bertambah.

 

20 Comments

  1. Cilya

    20 Oktober 2018 at 6:28 pm

    Terimakasih sharing tips nya. Baru tahu ada istilah KKB utk dpt kan angle foto terbaik kalau cari pencahayaan

  2. Yoanna Fayza

    21 Oktober 2018 at 7:52 am

    Sepakat mba. Kamera terbaik adalah kamera yg kita miliki, asal kita bisa memaksimalkannya, tau cara memakai fitur2nya dengan benar ๐Ÿ™‚

  3. Keke Naima

    21 Oktober 2018 at 9:21 am

    Saya pernah ikut salah satu acara dengan Captain Rubi sebagai salah seorang narsumnya. Menarik penjelasan captain Rubi karena mudah dipahami. Foto-foto di IGnya pun bagus-bagus

  4. VHAranie

    21 Oktober 2018 at 11:41 am

    noted teh buat tips2nya.. hahaha.. selama ini kalau foto2 aku ngandelin cahaya banget emang.. rasanya kalau cahaya kurang, mau secakep apa properti ditata, nampak ada yg kurang hasilnya hehehe

  5. Siti Faridah

    21 Oktober 2018 at 3:47 pm

    Seru nih acaranya, aku kok masih susah kalo bikin foto ala-ala gitu. Kadang foto banyak banget tapi nggak ada foto yang sesuai ekspektasi. Di situlah kadang saya merasa sedih.

  6. Dian Restu Agustina

    21 Oktober 2018 at 6:52 pm

    KKB,berteman dengan jendela,rela keluar modal, praktik..praktik dan praktik…Wah, tambah ilmu diriku..Tengkyu

  7. Irra Octaviany

    21 Oktober 2018 at 8:35 pm

    Hoalah.. selama ini fokus utamaku pasti cahaya, kalau ada cahaya ilahi (matahari) pasti foto apapun jadi bagus. Thanks mom udah berbagi ilmu KKB. Ku baru tauu…

  8. cicidesri

    22 Oktober 2018 at 2:47 am

    nah poin terakhir rajin selfie aku setuju mba, tapi sejak punya baby gak jarang selfie udah lupa angle yang bagus sebelah mana hiihi, foto penuh sama anak aja nih

  9. April Hamsa

    22 Oktober 2018 at 9:19 am

    Wah seru praktik motretnya ๐Ÿ˜€
    Emang ala bisa krena biasa ya, harus berlatih dan berlatih. Aku yang suka susah kadang stylingnya hehe.
    Kalau rajin selfie aku ini yg gak rajin hehe

  10. Jeanette

    22 Oktober 2018 at 10:06 am

    Terima kasih untuk sharingnya, mom.
    Aku jadi bisa belajar banyak tentang foto, karena aku lagi senang belajar untuk bisa menghasilkan foto yang bagus.

  11. Rach Alida Bahaweres

    22 Oktober 2018 at 10:38 am

    Hasil foto kelompok satu bagus banget. Terang begitu ya teteh dan hasilnya tajam. Mnurutku juga kalau mau rajin kayaknya harus sering sering aku praktekkan. Makasih tipsnya yaa

  12. Syarifani Mulyana

    22 Oktober 2018 at 10:55 am

    Acaranya seru. Poin penting foto di hape memang harus ada cahaya. Kendalanya kalo foto di dalam ruangan dengan kondisi cahaya yang kurang. Saya juga lagi ngumpulin properti foto dikit-dikit biar variatif.

  13. Azzura Lhi

    24 Oktober 2018 at 12:46 am

    Wah iyaa.. Setuju banget kalau mau menghasilkan foto yang Baguuss itu harus modal.
    Dan sekarang saya lagi naksir kamera. Sayangnya si sana belum terkumpul. Huhu

  14. bunga

    24 Oktober 2018 at 7:43 am

    captain ruby emang idola banget sih hahaha. aku suka ngeliat fotonya dari jaman dulu nih. angle sama triknya keren ya mba

  15. ike yuliastuti

    24 Oktober 2018 at 11:12 pm

    wah ini penting nih…
    kadang yang paling susah itu adalah cari angel foro yang bagus.. thanks tipsnya mba

  16. Andi Mirati Primasari

    27 Oktober 2018 at 12:46 pm

    dari sini aku jadi belajar kalo ngambil foto bagus tuh gak harus dengan kamera high quality ya Mbak.. dengan kamera smartphone bisa asalkan anglenya pas ๐Ÿ™‚ makasih sharingnya Mba ๐Ÿ™‚

  17. Ade UFi

    27 Oktober 2018 at 2:10 pm

    Iya ya ngapain beli mahal2 alas foto, pakai steroform aja juga bs. Ilmu baru lagi nih. Terima kasih sharingnya ya

  18. Hans

    27 Oktober 2018 at 8:13 pm

    Kalo soal cahanya emang no.1 deh.
    Pencahayaan yang bagus pasti hasilin foto yang bagus juga.
    Dan angle foto juga bener sih ikut berpengaruh.
    Makanya wajar aja kalo sekali jepret gak bisa dari 1 angle aja ๐Ÿ˜€

  19. Reyne Raea

    27 Oktober 2018 at 11:03 pm

    Bermanfaat banget mba, kalau saya masih PR banget masalah cahaya dan angle.
    Kalau angle wajah sendiri udah bisa tau, tapi angle benda masih kudu belajar lebih lagi hehehe.

    Selalu takjub dengan hasil foto kece orang2 meski kadang cuman pakai HP ๐Ÿ™‚

  20. Rahmah

    29 Oktober 2018 at 11:35 am

    Pasti saya ikutan kalau ada di Surabaya. Bikin stok foto dengan objek yang sudah ditata dengan baik oleh ahlinya.

Leave a Reply